Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Senin, 22 Januari 2018
    Find us: 
    Panwaslu Karimun Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif
    Kamis, 14 Desember 2017 | 22:22:07

    Wasiatnews.com, Karimun - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karimun, Propinsi Kepulauan Riau pengawasan pemilu partisipatif yang melibatkan seluruh komponen masyarakat mulai ormas hingga insan pers itu  berlangsung di ball room hotel Aston, Kamis (14/12/2017) siang.

    Sosialisasi ini selain mengenalkan sistem juga bertujuan  mengajak masyarakat untuk awasi pemilu bersama Bawaslu untuk tegakan keadilan pemilu.

    Panwaslu kabupaten Tanjung Balai KarimunTiuridah Silitonga 
    menyampaikan keterlibatan dan partisipasi masyarakat untuk mengawasi pemilu mutlak harus dilakukan.

    Termasuk peran penting media yang diharapkan bisa menjadi mitra Panwaslu dalam mensosialisasikan pengawasan beserta program-program Panwaslu Kabupaten Karimun.

    “Apalagi saat ini tahapan pemilu sudah mulai berjalan sehingga dibutuhkan pengawasan dari masyarakat untuk mencegah potensi kecurangan pemilu akan datang, ” katanya.

    Lanjutnya, pemilu banyak memiliki kendala dan batasan untuk mendorong partisipasi rakyat, diantaranya batasan peraturan, akses pengetahuan, pemetaan stakeholder, penjadwalan/waktu, anggaran dan teori.

    Sejumlah batasan tersebut jika tidak mampu diatasi, maka akan menjadi kontra produktif untuk mendorong partisipasi politik rakyat.

    Faktanya, partisipasi politik rakyat dalam pelaksanaan pesta demokrasi selama ini hanya sekedar dimaknai secara terbatas, yakni cukup dengan hanya memberikan hak pilihnya pada hari pemunggutan suara di TPS.

    Padahal sambungnya, sebagai pemegang kedaulatan, posisi rakyat dalam pemilu bukanlah obyek untuk dieksploitasi dukungannya, melainkan harus ditempatkan sebagai subyek termasuk dalam mengawal integritas pemilu, yang salah satunya melalui pengawasan pemilu.

    "Suatu pemilu yang dijalankan tanpa mekanisme dan iklim pengawasan yang bebas dan mandiri, maka akan menjadikan pemilu sebagai proses pembentukan kekuasan yang sarat dipenuhi dengan berbagai kecurangan," ucapnya.

    Dikatakan Tiuridah lagi, Panwaslu Kabupaten Karimun dalam kapasitasnya dan seluruh kewajiban, tugas dan wewenang yang ada, idealnya harus mampu dengan seluruh infrastruktur yang dimiliki menjalankan tugas pengawasan tersebut.

    Namun pada prakteknya, kesulitan yang timbul karena beberapa kendala, seperti kendala regulasi kurang jelas, tegasnya pengaturan dan keterbatasan wewenang panwaslu untuk akses informasi dan data diperlukan sebuah sistem pengawasan terpadu yang melibatkan peran masyarakat secara aktif, untuk pemilu yang lebih baik dan lebih berkualitas kedepannya.

    Penulis: (ws1)
    Editor.  : lan


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb