Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Sabtu, 20 Januari 2018
    Find us: 
    Alasan PDIP Tinggalkan Harris-Yopi di Pilgub Riau 2018
    Senin, 18 Desember 2017 | 15:40:42
    Kordias Pasaribu

    Wasiatnews.com PEKANBARU- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengusung pasangan Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno pada Pemilihan Gubernur Riau tahun 2018 mendatang.

    Dukungan resmi ini membatalkan rekomendasi yang diberikan partai berlambang banteng tersebut kepada pasangan Harris-Yopi Arianto sebelumnya.

    Disampaikan Ketua DPD PDIP Riau, Kordias Pasaribu bahwa penetapan dukungan yang dilakukan PDIP untuk pasangan Andi Rachman-Suyatno telah melalui proses-proses. Ia mengatakan memang ada beberapa nama yang menjadi pilihan namun untuk Riau Andi Rachman dan Suyatno yang menjadi pilihan.

    "Ini bagian dari proses PDIP untuk maju di Pilgub Riau 2018," kata Kordias pada Senin (18/12/3017).

    Kordias mengatakan salah satu alasan memilih Andi yang berpasangan dengan Suyatno karena untuk memenuhi persyaratan kursi parlemen. Dengan hanya sembilan kursi, PDIP membutuhkan sedikitnya empat kursi lagi untuk maju.

    "Dengan berpasangan dengan Andi Rachman dari Golkar, kita sudah memiliki 23 kursi. Jauh di atas persyaratan KPU. Namun semakin banyak tentu semakin baik," ungkap Kordias.

    Sementara itu untuk Harris yang juga dari Golkar, bisa dipastikan tidak mendapatkan dukungan dari partainya. Sehingga pilihan PDIP untuk mendukung calon gubernur yang lebih berpeluang besar.

    Sementara itu pengamat politik dari Universitas Riau Saiman Pakpahan, menyebutkan bahwa kebijakan PDIP tersebut wajar dalam dunia politik. Jika sebelumnya menyatakan dukungan ke nama lain, itu tidak menjadi persoalan.

    "Harris dan Yopi bukan dari Golkar, sehingga tidak ada keterikatan PDIP di sana," sebut Saiman.

    Penulis:Abdul Latif cakaplah
    Editor:Jef Syahrul cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb