Benner
Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Senin, 11 Desember 2017
    Find us: 
    Saat Partai Idaman Ditolak KPU, Banyak Kader 'Lari'
    Minggu, 19 November 2017 | 22:25:04
    Diskusi 'Bawaslu Menuju Quasi Peradilan' di Jakarta (Fakhri/Okezone)

    JAKARTA -- Partai Idaman sempat dinyatakan tak lolos verifikasi tahap awal usai mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di KPU. Sekjen Partai Idaman Ramdansyah mengatakan, banyak kader Idaman saat itu pindah ke partai lain karena partainya dianggap sudah ditolak.

    Menurut Ramdansyah, pindahnya kader partai besutan Rhoma Irama tersebut menjadi salah satu kerugian terbesar bagi Partai Idaman sebelum adanya putusan Bawaslu yang mengabulkan gugatan partai yang tak lolos pendaftaran di KPU.

    "Satu bulan itu kita alami kerugian materiil," kata Ramdansyah dalam diskusi yang digelar Kode Inisiatif bertajuk 'Bawaslu Menuju Quasi Peradilan: Catatan Proses Penanganan Pelanggaran Administrasi Pemilu' di kantornya, Ahad 19 November 2017.

    Meski demikian, Ramdansyah mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan konsolidasi nasional untuk memperkuat akar rumput dari partai ‎berlambang hati tersebut. Partai Idaman juga tengah merampungkan sistem informasi partai politik (Sipol) di semua daerah yang ada di Tanah Air.

    "Kita (lakukan) penjangakauan daerah pedalaman. Itu kesulitannya besar, infrastuktur itu mereka kesulitan. Contoh Nunukan. Pemekaran dari 18 kecamatan jadi 19, kalau gagal kita meski kejar yang satu kecamatan ini," jelasnya.

    Sebagaimana diketahui, Bawaslu mengabulkan gugatan sembilan partai politik terkait pelanggaran administrasi dalam proses pendaftaran calon peserta pemilu.

    Dalam putusannya, Bawaslu menilai KPU telah melakukan pelanggaran administrasi tentang tata cara prosedur pendaftaran partai politik.

    Adapun sembilan partai politik yang diterima gugatnnya adalah PKPI Hendropriyoni, PBB, Idaman, dan Partai Bhinneka ,PPPI, Partai Republik, Partai Rakyat, Parsindo, dan PIKA.

    Sumber: Okezone.com


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb