Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Kamis, 18 Januari 2018
    Find us: 
    Bakar Satu Hektar Lahan Untuk Kebun Labu, Petani Ini Ditangkap Polisi
    Selasa, 25 Juli 2017 | 20:15:59
    Ilustrasi/googel.com
    Wasiatnews.com - Su alias Anto (56), seorang petani di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ditangkap polisi karena melakukan pembakaran lahan. Satu hektar kawasan ludes untuk dijadikan perkebunan.

    Anto diamankan Bhabinkamtibmas Kepulauan Serusa dan Reskrim Polsek Bangko, Senin (24/7/2017) sekitar pukul 10.30 WIB. Berawal ketika petugas ingin mengecek titik hotspot yang terpantau Satelit Terra dan Aqua.

    "Saat itu petugas sedang mengecek kebenaran titik hotspot hasil pantauan satelit modis (Terra dan Aqua) di Kepulauan Serusa," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, Selasa (25/7/2017).

    Sesampainya di Jalan Bangun Sari (Jalan Lontong) RT 007 RW 003 Dusun II, Kepulauan Serusa, dijumpai pelaku sedang membakar lahan. "Pelaku sedang mengolah lahan dengan cara membakar menggunakan mancis yang dibakarkan ke  rumput kering," kata Guntur.

    Warga Kelurahan Rimba Jaya Kecamatan Rimbo Melintang membakar lahan yang dalam keadaan kering. Akibatnya, api dengan cepat merambat dan membakar satu hektar lahan.

    Bersama pelaku diamankan barang bukti berupa satu mancis, satu rokok, satu parang, satu tas kecil, satu unit handphone dan satu potongan dahan dan ranting kering yang sudah terbakar.

    Hasil konfirmasi, pelaku mengakui sengaja membakar lahan tersebut dengan tujuan untuk menanam bibit labu. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek bangko guna pemeriksaan lebih lanjut.

    Pelaku diancam Pasal 108 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup.

    "Saat ini tim Karlahut Polsek Bangko dibantu perangkat desa dan masyarakat setempat sedang memadamkan sisa api yang ada. Situasi sampai saat ini masih dalam keadaan aman terkendali," jelas Guntur.

    Penulis:CK2
    Editor:Ali cakaplah




    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb