Benner
Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Senin, 11 Desember 2017
    Find us: 
    Kompak Bertanjak, Mahasiswa Riau Jadi Pusat Perhatian di Konvensi Perhumas di Bogor
    Selasa, 28 November 2017 | 15:44:10
    Kompak Bertanjak, Mahasiswa Riau Jadi Pusat Perhatian di Konvensi Perhumas di Bogor

    Wasiatnews.com PEKANBARU- Tanjak merupakan salah satu kebudayaan masyarakat Melayu yang kini mulai di dipopulerkan disejumlah daerah di Riau. Tak hanya para pejabat dan aparatur pemerintahan, sejumlah kelompok dan komunitas mulai kerap memakai tanjak untuk mempromosikan salah satu simbol adat Melayu ini diberbagai event.

    Seperti yang dilakukan Taufik Hidayat, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Riau ini saat menghadiri Konvensi Nasional Humas (KNH) di Bogor, Jawa Barat.

    Ia bersama sepuluh rekannya sepakat mengenakan tanjak selama kegiatan KNH yang dihadiri sejumlah tokoh penting nasional itu. Tak heran, kehadiran rombongan 'bertanjak' ini menjadi pusat perhatian sejumlah peserta KHN.

    "Kami bangga bisa memperkenalkan kearifan lokal budaya Melayu di even nasional seperti ini," cakap Taufik Hidayat, Ketua Umum Perhimpunan Humas Muda Riau ini.

    Menurutnya, selama mengikuti KHN 2017, tidak sedikit perantau asal Riau yang juga mengikuti kegiatan tersebut merasa bangga dengan apa yang mereka lakukan ini.

    "Kemarin ada orang Riau yang udah lama tak pulang ke Riau menghampiri kami, mereka senang dan langsung tahu kalau Kami dari Riau," ujarnya.

    Terkait KHN 2017, ia berharap acara itu bisa menambah pengetahuan ia dan rekan-rekannya, terutama dalam dunia Public Relation (PR).

    "KNH ini selain ajang sharing program, juga sebagai wadah pelatihan bagi kami yang masih muda dalam menghadapi tantangan dunia, terutama persoalan PR," ucapnya.

    Dengan kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian serta sejumlah pimpinan media nasional, Taufik berharap bisa meningkatkan wawasan mereka dan peserta konvensi.

    "Pak Panglima TNI dan Kapolri itu tokoh nasional yang kita harapkan bisa memberikan ilmu kepada kami yang muda ini," harapnya.

    Sebagaimana diketahui, KHN 2017 yang memiliki hastag #IndonesiaBicaraBaik digelar pada 27-28 November di IPB Convention Center, Kota Bogor, Jawa Barat ini menghadirkan pembicara dari pemangku kepentingan lintas sektor. Di antarnya tokoh masyarakat, media, budayawan, generasi millennials, tokoh digital, tokoh korporasi, pejabat negara, organisasi Humas serumpun termasuk TNI dan kepolisian.

    Mereka adalah Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal M. Tito Karnavian, Bima Arya Sugiarto (Walikota Bogor), Agung Laksamana (Ketua BPP Perhumas), Dr Arif Satria (Rektor IPB Terpilih 2017-2022), Dino Patti Djalal (Chairman Indonesia Diaspora Network Global) dan Agusman (Ketua Departemen Komunikasi BI) serta Niken Widiastuti (Bakohumas). 

    Selain itu juga hadir Suharjo Nugroho (Ketua Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia), Prita Kemal Gani (ASEAN Public Relation Network), Ahmad Reza (Forum Humas BUMN), Wanda Hamidah (Aktivis `98), Endah Kartikawati (Ketua Ikatan Pranata Humas), Billy Boen (Young on Top), Jenahara (Fashion Designer) dan beberapa tokoh lainnya. Indra Gilang (CEO Onebox), Andrew F. Saputro (Corporate Affairs Director PT. Frisian Flag Indonesia).

    Penulis:Hadi
    Editor:Ali cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb