Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Kamis, 18 Januari 2018
    Find us: 
    Hari AIDS Sedunia 2017 Ayat Cahyadi: Setialah Pada Satu Pasangan
    Jumat, 1 Desember 2017 | 22:56:15

    WasiatnewsCom,-PEKANBARU - Bertepatan dengan Hari AIDS Sedunia (HAS) Tahun 2017, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, secara simbolis membagikan pin dan bunga tanda peduli agar masyarakat Pekanbaru melakukan pencegahan terhadap penyakit HIV/AIDS.

    Ayat di sela-sela penyematan pin dan pembagian bunga mawar merah ini berpesan kepada kaum laki-laki untuk lebih setia kepada pasangannya dan menjauhi Narkoba.

    "Langkah ini bertujuan agar penyakit HIV/AIDS tidak menjalar ke orang-orang terdekat yang kita cintai dan sayangi. Setialah pada satu pasangan. Jangan sampai gonta-ganti pasangan yang nantinya dapat menimbulkan penyakit," kata Ayat, Jumat (1/12/2017).

    Dikatakan Ayat, masyarakat Pekanbaru diminta untuk terus melakukan tindakan pencegahan agar kasus HIV/AIDS bisa ditekan. Selain pencegahan, masyarakat diminta untuk memeriksa secara sukarela ke tempat pelayanan HIV/AIDS.

    "Pak Walikota Pekanbaru sudah menggratiskan bagi warga yang mau memeriksakan kesehatannya. Pemerintah juga sudah menyediakan puskesmas sebagai tempat pemeriksaan awal. Jadi masyarakat bisa cek, dan kerasahasiaannya juga dijaga kok. Kalau sejak dini diketahui, ini bisa menekan terjangkitnya penularan kasus HIV/AIDS," cakap Ayat.

    Dalam kesempatan ini, Ayat yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru, turut mengomentari persoalan bahaya Narkoba yang sudah menjadi persoalan nasional.

    "Narkoba ini sudah menjadi masalah nasional. Kan sudah pernah disampaikan langsung oleh Bapak Presiden. Jadi saya nilai ini seperti fenomena gunung es saja," ujarnya.
     
    Ayat menyebut, jika mengacu kepada hukum pemerintah Indonesia, harusnya pengguna ataupun pengedar bisa jera untuk kembali melakukan peredaran narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa.

    "Hukum kita sudah sangat keras, yakni jika diketahui jadi gembong dan didakwa bersalah kan bisa langsung dihukum mati. Jadi ini bukan saja menjadi tugas pemerintah dan polisian saja. Tapi seluruh element masyarakat," pungkasnya.

    Penulis:Kholik Aprianto
    Editor:Jef Syahrul


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb