Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Kamis, 22 Februari 2018
    Find us: 
    Mayat Nyangkut di Pancing Warga, Diduga Pelaku Penipuan yang Terjun di Jembatan Danau Bingkuang
    Senin, 15 Januari 2018 | 14:37:12
    Mayat Nyangkut di Pancing Warga, Diduga Pelaku Penipuan yang Terjun di Jembatan Danau Bingkuang

    Wasiatnews,-KAMPAR - Warga Desa Kemang Indah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, dihebohkan penemuan mayat yang sudah mengapung di Sungai Kampar, Senin (15/1/2018) pagi. Mayat ini diduga pelaku penipuan yang nekat terjun di Jembatan Kembar, Danau Bingkuang, Kecamatan Tambang, Sabtu (13/1/2018) lalu.

    Mayat ini pertama kali dilihat Ridwan Efendi sekira pukul 06.00 WIB ketika hendak melihat  pancing yang diletakkanya di pinggiran Sungai Kampar. Ia terkejut saat melihat sesosok mayat yang menempel erat di mata pancingnya. 

    Penemuan mayat ini langsung di beritahukan Ridwan kepada masyarakat sehingga masyarakat pun  berdatangan ke pinggiran Sungai Kampar melihat mayat yang terbujur kaku di dalam Sungai  Kampar.

    Pantauan di lapangan, mayat tersebut mengapung dengan konsisi telungkup dengan mengenakan baju kaos warna hitam kombinasi biru dan celana kain cotton hitam. Mayat tersebut sudah  mengeluarkan bau tak sedap. Ppenemuan itu menjadi tontonan masyarakat.

    Masyarakat menduga, mayat ini adalah mayat pelaku penipuan yang nekat terjun di Jembatan Kembar, Danau Bingkuang, Kecamatan Tambang, Sabtu (13/1/2018) pagi sekira pukul 10.30 WIB. Ketika itu ada pria yang dikejar massa dan polisi karena diduga menipu warga Desa Siabu, Kecamatan Salo.

    Karena panik banyak massa yang mengejarnya dan mengambil keputusan terjun dari atas Jembatan Kembar dan meninggalkan mobil Avanza putih tanpa ban kiri depan yang dikemudikannya dengan kecepatan tinggi.

    Pasca peristiwa ini, polisi dibantu BPBD, Tagana, Basarnas dan masyarakat mencari pria yang terjun dari Jembatan ini namun tidak berhasil ditemukan.

    Penulis:Akhir Yani cakaplah
    Editor:Ali cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb