Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Kamis, 18 Januari 2018
    Find us: 
    Efek Banjir di Pangkalan, Pengunjung Ulu Kasok Membludak
    Senin, 1 Januari 2018 | 09:30:47
    Pengunjung rela berjalan kaki di jalan yang terjal dan licin menuju Puncak Bukit Ulu Kasok

    Wasiatnews,-KAMPAR - Banjir yang terjadi di Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat menyebabkan sebagian besar wisatawan mengurungkan niatnya melanjutkan perjalanan ke sejumlah destinasi wisata di daerah tersebut.

    Sebagai dampaknya, Objek Wisatawan Ulu Kasok di Kabupaten Kampar membludak pengunjungnya selama dua hari terakhir, Sabtu (30/12/2017) dan Ahad (31/12/2017).

    Salah seorang wisatawan, Binson (32), asal Dumai mengaku telah mengalihkan rencananya berkunjung ke Sumbar ke Objek Wisata Ulu Kasok yang terletak di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

    Selain ke Ulu Kasok ia bahkan bisa mengajak keluarganya mengunjungi beberapa objek wisata yang ada di XIII Koto Kampar seperti Candi Muara Takus. "Objek wisata di daerah kita tidak kalah bagusnya dengan tempat lain bahkan lebih bagus wisata yang ada di tempat kita," ujarnya.

    Membludaknya pengunjung Ulu Kasok juga diungkapkan salah seorang tukang ojek di Objek Wisata Ulu Kasok, Asril (42). Ia mengakui pengunjung Ulu Kasok selama beberapa hari ini membludak. 

    Pengunjung tampak begitu antusias meski jalan menuju Puncak Bukit Ulu Kasok yang cukup terjal sedikit licin dan sebagian berlumpur. 

    "Sangat banyak, hari ini tiga ribuan orang mungkin ada. Walau jalannya sedikit licin namun mereka tetap semangat ke atas dan mereka semangat berjalan kaki dan meninggalkan kendaraan di bawah karena untuk membawa kendaraan ke atas agak sulit karena jalan yang licin dan pengunjung yang ramai," beber Asril.

    Ia mengaku pendapatan tukang ojek, pengelola maupun pedagang meningkat drastis. "Banyak yang mau ke Sumbar, karena banjir di Pangkalan makanya mereka singgah di Ulu Kasok aja," ucapnya.

    Seperti diberitakan, daerah Pangkalan tak bisa dilalui kendaraan sejak Sabtu  (30/12/2017) hingga Ahad (31/12/2017). Meski jalan nasional di Pangkalan telah bisa dilalui sejak Ahad pagi karena banjir telah surut namun banyak wisatawan yang belum tahu kondisi tersebut.

    Penulis:Akhir Yani cakaplah
    Editor:Jef Syahrul cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb