Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Kamis, 18 Januari 2018
    Find us: 
    Ingin Rampok Pengusaha Sawit di Tapung, Tiga Pria Bersenpi Digulung Polisi
    Sabtu, 23 Desember 2017 | 22:21:56
    Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto didampingi Wakapolres Kampar Kompol Banjar Nahor dan Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri memperlihatkan senjata api terkait penangkapan ketiga perampok kepada sejumlah wartawan di Gedung Serbaguna Mapolres Kampar.

    Wasiatnews.com BANGKINANG – Sebuah rencana aksi perampokan terhadap pengusaha kelapa sawit yang kaya di Tapung berhasil dicegah Polres Kampar. Polisi dari Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kampar berhasil menggulung tiga perampok lengkap dengan senjata api (senpi).

    Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto didampingi Wakapolres Kampar Kompol Banjar Nahor dan Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri dalam keterangannya kepada sejumlah wartawan di Gedung Serbaguna Mapolres Kampar, Sabtu (23/12/2017) mengatakan, penangkapan terhadap tiga pria yang memiliki senjata api oleh Reskrim Polres Kampar dilakukan di Jalan Bencah Kelubi-Kota Batak, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (22/12/2017) pukul 01.30 WIB.

    Satu pelaku dalam penangkapan ini berhasil kabur. Tiga pelaku yang ditangkap ini antara lain, BS (51) asal Lampung, I (37) asal Lampung, dan S (43) asal Jawa Tengah. S ini merupakan residivis LP Jambi dengan kasus penjual senjata api.

    Satu orang yang berhasil kabur yakni, Lan (45) yang juga berasal dari Lampung. Pria ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

    Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto menambahkan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan dari salah seorang warga, pada Kamis (21/12/2017) malam. 

    Masyarakat tersebut menyampaikan kepada polisi, bahwa ada beberapa pelaku curas atau yang sering disebut begal, memasuki wilayah hukum Polres Kampar. 
    Selanjutnya Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto memerintahkan Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri untuk melakukan patroli di wilayah hukum Polres Kampar.

    Dari penyelidikan ini, Unit Reskrim Polres Kampar berhasil menangkap tiga tersangka.

    Kapolres Kampar dalam konferensi pers ini menjelaskan, masing-masing tersangka memiliki senjata api berjenis silinder, revolver dan pistol bermagazine. Selain itu juga ditemukan amunisi berpeluru tajam, kaliber 5,56 berjumlah 11 butir, kaliber 9 mm 14 butir.

    Pelaku mengaku membeli pistol ini dari berbagai daerah.  Kapolres mengaku akan terus kejar pemasok senjata api tersebut.  “Jika di luar yuridiksi Polda Riau, kita  akan koordinasi dengan polisi setempat,” beber Deni.

    Senjata ini digunakan untuk melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan (curas). “Mereka membawa senjata  api agar bisa mengancam korbannya dengan harapan agar korban memberi uang atau hartanya,” terang Deni.

    Dari pengakuannya tersangka, senjata ini belum pernah digunakan, namun pihaknya akan melakukan penyelidikan laboratoris.  “Informasinya kami akan mendalami, ada satu tersangka residivis di wilayah hukum Polda Jambi. Satu pelaku yang belum dapat, dari informasi, yang bersangkutan terkait TKP di Jambi,” katanya.

    Para pelaku ini kata Kapolres mempunyai sasaran rumah-rumah di wilayah terpencil dan sepi dengan intensitas perekonomian tinggi. Menurut pengakuan para tersangka, mereka mengincar pengusaha kelapa sawit di Tapung. 

    Atas tindakan ini tersangka terancam ancaman hukuman seumur hidup dan hukuman mati sesuai Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 pasal 1 ayat 2. 

    Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri kepada wartawan sebelumnya mengungkapkan kronologis penangkapan terhadap ketiga perampok ini. Dia bersama Kanit I Resum Ipda Rian Onel dan Unit Opsnal setelah mendapat perintah Kapolres langsung menuju Kecamatan Tapung. Sesampai di Jalan Flamboyan Tapung, dicurigai empat orang mengendarai sepeda motor Honda Beat dan Yamaha Mio.

    Dia pun memberhentikan orang yang dicurigai tersebut. Akan tetapi, ada perlawanan dari para pelaku dengan tindakan yang terukur, akhirnya tiga pelaku dapat diamankan.

    Dari hasil penggeledahan kepada para tersangka, berhasil diamankan satu pucuk senjata api jenis FN, dua pucuk senjata api laras pendek rakitan. Turut diamankan juga 14 butir amunisi tajam kaliber 9, dan 11 butir amunisi tajam kaliber 5,56.

    Penulis:Akhir Yani cakaplah
    Editor:Jef Syahrul cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb