Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Sabtu, 20 Januari 2018
    Find us: 
    Polres Inhil Sita Ratusan Handphone Selundupan
    Selasa, 26 Desember 2017 | 14:31:13
    Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM

    Wasiatnews-PEKANBARU- Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Riau, menyita ratusan handphone berbagai merk di penginapan milik H Ros yang beralamat di Gang Seni Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil, Riau.

    Handphone senilai ratusan juta yang dikemas dalam tiga dus tersebut diduga diselundupkan dari Singapura.

    Selain barang bukti ratusan Handphone, polisi juga mengamankan dua orang pelaku yakni, Taufik Hidayat (28), warga Kecamatan Sungai Beduk, Kepri dan Ahamad Masngudin (24), warga Desa Mekar Sari, Kabupaten Lampung Timur, provinsi Lampung.

    Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM, menyebutkan, kedua pelaku tersebut diamankan pada Ahad (24/12/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.

    Guntur menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang diterima Bhabinkamtibmas Tanah Merah, Brigadir Ade Mendra, yang menyebutkan adanya dua pria mencurigakan yang menginap di kamar nomor 205 Penginapan H Ros.

    "Awalnya masyarakat memberikan informasi ke Bhabinkamtibmas adanya dia laki-laki mencurigakan yang menginap di penginapan," kata Guntur, Selasa (26/12/2017).

    Menyikapi info tersebut Ade Mendra lalu melaporkannya ke Kanit Reskrim Polsek Tanah Merah, Ipda Humisar Simarmata, yang langsung melakukan penyelidikan di lokasi yang disebutkan.

    "Setelah diamankan, polisi lalu menyuruh keduanya untuk membuka ketiga dus itu, ternyata isinya ratusan HP ilegal berbagai merk," jelas Guntur.

    Adapun jenis handphone selupan yang diamankan yakni :

    1. Handphone merk Sony Z3 sebanyak 69 unit

    2. Handphone merk Iphone X sebanyak 1 unit
    3. Handphone merk Iphone 8+ sebanyak 1 unit
    4. Handphone merk LG V 10 sebanyak 14 unit
    5. Handphone merk Sony Z4 sebanyak 6 unit
    6. Handphone merk Soni Z3C sebanyak 78 unit
    7. Handphone merk Samsung galaxy S7 edge sebanyak 17 unit
    8. Handphone merk Samsung Galaxy S5 sebanyak 1 unit
    9. Handphone merk Sony Z2 sebanyak 1 unit
    10. Handphone merk sony X2P sebanyak 1 unit
    11. Handphone merk sony Z3+ sebanyak 1 unit
    12. Handphone merk sony XZ5 sebanyak 2 unit 
    13. Handphone merk sony M5X 2000 sebanyak 3 unit
    14 Handphone merk sony XA1 sebanyak 1 unit
    15. Handphone merk samsung galaxy S8+ sebanyak 1 unit
    16. Handphone merk samsung galaxy S6 edge sebanyak 2 unit
    17. Handphone merk samsung galaxy note 5 sebanyak 1 unit
    18. Handphone merk samsung galaxy J7 prime sebanyak 1 unit
    19. Handphone merk samsung A7 sebanyak 1 unit
    20. Handphone merk samsung S7 Flat Duos sebanyak 1 unit
    21. Handphone merk iphone 6 sebanyak 4 unit
    22. Handphone merk iphone 6S sebnayak 10 unit
    23. Handphone merk iphone 6S + sebanyak 2 unit 
    24. Handphone merk Ipad apple sebanyak 1 unit
    25. Handphone merk huawei mate 9 sebanyak 1 unit
    26. Handphone merk one plus 5 sebanyak 1 unit
    27. Handphone merk LG H 900 sebanyak 7 unit
    28. Handphone merk sony xperia D 6603 sebanyak 13 unit
    29. Handphone merk iphone 7+ sebanyak 10 unit
    30. Handphone merk LG 4 sebanyak 2 unit
    31. Handphone merk sony XZ sebanyak 1 unit
    32. Handphone merk HTC one sebanyak 6 unit
    33. Handphone merk sony Z3 mini sebanyak 25 unit
    34. Handphone merk sony xperia x sebanyak 1 unit 
    35. Handphone merk LG G6 sebanyak 1 unit

    Kedua pelaku dan barang buktinya langsung diamankan di Mapolsek Tamah Merah guna penyelidikan dan pengembangan selanjutnya.

    "Akibat perbutaannya, kedua pelaku dijerat dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dengan ancaman pidana lima tahun penjara," tegas Guntur.

    Penulis:Daus cakapkah
    Editor:Ali cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb