Benner
Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Senin, 11 Desember 2017
    Find us: 
    Simpan Sabu di Selangkangan
    Tertangkap di Bandara Pekanbaru, Satu Kurir Sabu Sudah Sebar Undangan Pernikahan untuk Ahad Lusa
    Jumat, 1 Desember 2017 | 22:45:04

    Wasiatnes,com PEKANBARU- Rencana menikah pada tahun 2017 ini, terpaksa harus dipendam dalam-dalam oleh MSS alias Safar (32), satu dari empat pemuda yang ditangkap karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat 5.750 gram di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Jumat (1/12/2017) pagi.

    Kurir narkoba asal Desa Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Barat ini, harus meringkuk dan merintih di ruang tahanan Mapolresta Pekanbaru guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

    Bersama dengan tiga rekannya yang lain, MRAP alias Ade (23), FAP alias Fredy (24) dan MAA alias Arif (26), semua merupakan warga asal Sulawesi Tenggara ini berkomplot menjadi kurir narkoba.

    Upah sebesar Rp12 juta perbungkusnya ia terima setiap kali berhasil membawa sabu dengan cara menyelipkan di selangkangan untuk dibawa ke Bandung melalui jalur udara.
     
    "Yah mau bagaimana lagi, seharusnya Ahad 3 Desember 2017 nanti saya nikah. Undangan juga telah tersebar," kata Safar dengan suara sendu di Mapolresta Pekanbaru, Jumat sore.

    Atlet tekwondo asal Kendari tersebut nekad melakukan pekerjaan itu karena tergiur dengan upah yang besar tanpa harus bersusah mengeluarkan keringat. 

    Kondisi itupun mendorongnya nekat menjadi seorang kurir narkoba. Apalagi pesta pernikahan membutuhkan biaya yang banyak.

    "Ini yang ketiga kalinya saya lakukan," jelas pria yang akan mempersunting janda beranak satu tersebut.

    Sebelumnya, petugas Avsec Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menangkap empat pria yang ingin menyelundupkan sabu menggunakan pesawat Citilink Qg 982 tujuan Bandung, Jumat (1/12/2017). Petugas bandara mencurigai pemuda tersebut karena membawa bungkusan di selangkangan mereka.

    Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa empat orang tersebut membawa delapan bungkusan yang diakui mereka adalah narkoba jenis sabu-sahu. 

    Barang haram tersebut memiliki berat total 5.750 gram dengan rincian paket 700 gram sebanyak dua bungkus dan paket 725 gr sebanyak enam bungkus.

    Keempat calon penumpang pesawat berinisial MRAP alias Ade (23), MSS (32), FAP alias Fredy (24) dan MAA alias Arif (26), semua merupakan warga asal Sulawesi Tenggara itu ditangkap di Screening Check Point (SCP) 1. 

    Bersama keempat pelaku, polisi  juga mengamankan barang bukti, 8 bungkus sabu yang dilakban warna kuning, dengan rincian 6 bungkus seberat kurang lebih 725 gram dan 2 bungkus dengan berat masing-masing bungkusan 700 gram, dengan berat total 5.750 gram, 7 unit handphone, bukti transfer bank, KTP tersangka 3 asli dan 1 SIM asli serta 5 KTP dengan identitas palsu dan perlengkapan pribadi tersangka.

    Saat ini keempat pemuda itu masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Pekanbaru guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengungkap bandar besarnya.

    Penulis:Daus
    Editor:Jef Syahrul
    Sumber: Cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb