Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Kamis, 22 Februari 2018
    Find us: 
    Pengurus DPC PPP Dumai Siap Memenangkan Cagubri 2018 Firdaus-Rusli
    Sabtu, 20 Januari 2018 | 01:05:06
    Pengurus DPC PPP Dumai berfoto bersama pasangan Cagubri 2018-2023 Firdaus-Rusli.

    DUMAI,-Pelantikan pengurus DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Dumai dihadiri pasangan calon Gubernur Riau 2018-2023, Firdaus-Rusli pada Jumat (19/01/2017) sore.

    Dalam sambutannya, ketua DPC PPP Kota Dumai, Samsul mengajak seluruh kader DPC PPP untuk komitmen dan istiqomah untuk mendukung pasangan Cagubri Firdaus-Rusli.

    "Dalam istilah kita melayu ada "Lantaklah..." istilah ini berlaku untuk godaan dan tawaran dari luar yang bertujuan memecah belah kader. Apapun tawaran dan godaan dari luar katakan "Lantaklah..." ujar Samsul.

    Hal senada disampaikan Sekretaris DPW PPP Riau, Tengku Nazlah Khairati dihadapan kader PPP Dumai dengan tegas menyebutkan bahwa akan menindak tegas kader yang tidak konsisten dan tidak menjalankan amanat partai.

    "Kita akan buat edaran kepada seluruh kader untuk solid mendukung dan memenangkan pasangan Firdaus-Rusli." ujarnya.

    Kesempatan yang sama, pasangan calon Gubri 2018-2023 Firdaus-Rusli dalam pemaparannya menjelaskan bahwa jika mereka diberikan amanat maka sejumlah program prioritas yang menjadi kebutuhan urgen bagi Dumai akan ditangani pertama.

    "Ada beberapa persoalan baik infrastruktur, Air Bersih dan bagi hasil APBD Provinsi," ujarnya.

    Dijelaskan Firdaus, untuk Air Bersih mereka janji mewujudkan dengan dua opsi, salah satunya mendatangkan teknologi terbaru dengan mengolah air laut di pinggiran Dumai sehingga tidak perlu lagi menyedot air dari Sungai Rokan.

    Adapun permasalahan kedua yang menjadi prioritas mereka adalah RTRW."Saya mendapat informasi ada 17 triliun investasi yang antri mau masuk ke Dumai, namun tertunda karena RTRW belum selesai. Jika kami diberikan amanah insya Allah hal ini pertama kali kami tanda tangani agar dengan masuknya investasi dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan kesejahteraan warga," jelasnya.***

    Editor: Megi Alfajrin Globalriau


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb