Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Kamis, 22 Februari 2018
    Find us: 
    Warga Simp Murini Resah, Beruang Berkeliaran di Pemukiman
    Rabu, 17 Januari 2018 | 17:14:22
    Ilustrasi /F googel

    Bukit Nenas - Selama dua pekan terakhir, warga Jalan Rahman Hakim dan Mangis 3 Rukun Tetangga (RT) 12 Kelurahan Bukit Nenas Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai, diresahkan dengan munculnya kawanan beruang hutan. 

    Warga yang hendak beraktivitas sehari-hari pun akhirnya memilih untuk tidak keluar rumah lantaran takut jika sewaktu-waktu beruang hutan ini menyerang mereka.

    Munculnya kawanan beruang hutan di wilayah itu diutarakan salah satu warga Jalan Rahman Hakim Kacok dan Nursalam kepada awak media, Rabu (16/1/18) di saat taziah di salah satu rumah warga jalan Mangis 3.

    Menurutnya Kacok, munculnya beruang hutan ini terjadi sejak dua pekan terakhir. " Simpang Murini yang merupakan pemungkiman padat penduduk ini belum di ketahui dari mana, hanya muncul seketika, terkadang satu ekor dan bisa bisa dua ekor. Kira kira lebih kurang sebesar anak sapi, muncungnya putih, dia mencari umbut kelapa dan sawit," Jelas Kacok.

    Disamping itu Nursalam, warga Mangis 3 mengaku sejauh ini belum ada warga yang menjadi korban serangan kawanan beruang hutan ini, namun warga tetap waspada jika sewaktu-waktu hewan herbivora ini akan mengangu kehidupan warga.

    "Memang belum ada korban, tapi kami cemas jika nanti bertemu secara langsung, seperti anak saya yang langsung jumpa saat beruang melintas depan rumah, untung dia tak panik, hingga tak di apa apakan hewan itu,  timpalnya.

    Dikatakannya, beruang hutan yang muncul ini warnanya hitam kecoklatan dan pada bagian dadanya terdapat warna putih. 

    "Saya berharap pemerintah  menurunkan tim kelapangan, jika memungkinkan akan kita tangkap untuk selanjutnya kita serahkan ke BKSDA di Riau," tandasnya. (Sar)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb