Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Senin, 22 Januari 2018
    Find us: 
    Bandar Narkoba Janjikan Upah Besar, Tergiur Hukuman Mati Menanti
    Kamis, 11 Januari 2018 | 18:16:09
    Sar

    Wasiatnews.com, Dumai- Kartel pengedar narkotika selalu memanfaatkan kemiskinan dan orang-orang yang ingin memiliki uang banyak dengan cara instan. Mereka yang merupakan bandar selalu memanfaatkan mereka untuk memuluskan bisnis haram dengan menjadikan sebagai kurir perantara.

    Seperti yang dialami oleh CF dan BS kurir narkoba yang diamakan oleh pihak kepolisian dan KPPBC Dumai karena kedapatan membawa 1,9 KG sabu asal negeri Jiran Malaysia. Keduanya hanya berprofesi sebagai buruh tukang dan seorang petani.

    Dengan upah mencapai Rp40 juta untuk sekali membawa barang haram tersebut, para bandar narkoba dengan mudah merekrut para kurir dan bersembunyi dibelakang mereka.

    Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan dalam pers release mengatakan kalau para kurir ini tidak saling kenal dan mereka diupah puluhan juta setiap kali berhasil membawa barang haram tersebut kepada orang yang dituju.

    "Untuk tersangka CF yang membawa sabu dari Malaysia ke Kota Dumai untuk diserahkan kepada SB mendapat upah mencapai Rp40 juta. Sementara SB sendiri yang bertugas untuk membawa narkotika tersebut kepada DPO yang berada di Aceh Timur akan mendapatkan upah sebesar RP10 juta," ujar Kapolres.

    Diterangkan mantan Kapolres Siak ini untuk mereka para kurir tidak saling mengenal dan hanya berhubungan melalui telpon seluler. "Begitulah cara kerja mereka, dengan menciptakan jaringan yang terputus para bandar berharap kalau kurir mereka tertangkap maka mereka aman dari jeratan petugas," pungkasnya. 

    Diberitakan sebelumnya Polres Dumai dan KPPBC Dumai berhasil mengamakan 2 tersangka kurir narkoba diduga jaringan Internasional secara terpisah di Pelabuhan Pelindo dan terminal Bus Makmur. Mereka diamankan karena kedapatan membawa 1,9 KG sabu asal Malaysia yang sempat transit terlebih dahulu di Kabupaten Kepulauan Meranti.(Tim)

    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb