Benner
Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Senin, 11 Desember 2017
    Find us: 
    Delapan Ton Kayu Ilegal Diamankan Polisi di Bengkalis
    Rabu, 6 Desember 2017 | 22:42:22

    BENGKALIS - Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis berhasil mengungkap penyeludupan delapan ton kayu olahan berbagai ukuran di Pelabuhan Kanjau Desa Kelemantan, Kecamatan Bengkalis, Selasa (5/12/2017) kemarin. 

    Selain mengamankan kayu, sarana angkut berupa 6 unit sepeda motor, 5 buah gerobak dan 1 unit kapal motor (pompong) digelandang Polisi ke Mapolres Bengkalis. 

    Penangkapan kayu dalam jumlah besar ini juga membuahkan hasil, sebanyak 9 orang diduga pelaku ikut tertangkap. 

    Ironisnya, 3 dari 9 pelaku masih merupakan anak dibawah umur. Mereka masing-masing  An (23), AH (21) LI (17), M.Hn (16), MN (32), SI (47), NM (19), MZ (15) dan AF (39) yang seluruh warga kecamatan Bengkalis.

    Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK mengatakan delapan ton kayu illegal berbagai ukuran tersebut berasal dari Dedap Kabupaten Kepulauan Meranti. 

    "Informasi mengenai ini berawal informasi didapat Kasat Reskrim dari masyarakat bahwa di daerah tersebut sedang terjadi tindak pidana illegal logging. Penindakan ini dibackup Kasat Sabhara beserta personel," ungkap Abas melalui Paur Humas Iptu Purba,SH kepada CAKAPLAH.COM, Rabu (6/12/2017) malam. 

    Sampai di TKP tepatnya di Pelabuhan Kanjau Desa Kelemantan Barat, jelasnya ditemukan diduga pelaku beserta alat transportasi untuk mengangkut barang bukti kayu sekitar 8 ton. 

    "Kemudian tim menanyai diduga pelaku tersebut mengenai asal kayu olahan itu adalah berasal dari dedap Kabupaten Meranti. Kayu olahan tersebut tidak ada dilengkapi dengan dokumen sah," sebut Abas. 

    Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, barang bukti dan pelaku dibawa ke Polres Bengkalis.

    Penulis:Agus Setiawan cakaplah
    Editor:Jef Syahrul cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb