Gratis
Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto, terkini, nasional,ekonomi,sosial,budaya
  • BISNIS & TEKNOLOGI
  • SOSOK
  • Pertanian
  • Agama
  • Hukum&Kriminal
  • Pendidikan
  • Nasional & Olahraga
  • Advertorial Daerah
  • Politik
  • Riau
  • OPINI & Goresan
  • Indeks
  • Sabtu, 20 Januari 2018
    Find us: 
    Kelangkaan Gas Elpiji di Riau Akibat Kurang Suplay
    Gubri Minta Pertamina Awasi dan Tambah Alokasi
    Jumat, 10 November 2017 | 05:17:37

    Wasiatnews.com PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, mengakui bahwa kurangnya suplay gas elpiji ke masyarakat di seluruh wilayah Riau oleh Pertamina menjadi penyebab melambungnya harga elipiji di Riau di tingkat pengecer. Untuk itu, gubernur meminta kepada Pertamina agar menambah gas bagi Riau dan meningkatkan suplay ke masyarakat.

    "Sekarang kita kekurangan suplay, jadi ada masalah distribusi yang perlu kita cermati. Kalau masalah kekurangan kita memang kekurangan. Sementara ini kita minta kepada Pertamina untuk penambahan alokasi," ujar Gubri, Kamis (9/11/2017).

    Ditegaskan Gubri, dalam mengatasi langkanya elpiji 3 Kg bagi masyarakat yang membutuhkan, perlu pengawasan pihak terkait dalam menyuplay gas kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang seharusnya membeli gas 12 Kg nyatanya menerima gas 3 Kg.

    "Masalah open demand ini yang menjadi masalah, demand ini yang seharusnya memakai gas 12 Kg ikut-ikut memakai gas 3 Kg. Ini yang perlu pengawasan, artinya pengawasan harus lebih ditingkatkan," tegas Gubri.

    Sementara itu, disinggung mengenai adanya masuk elpiji dari luar yakni dari negri Jiran, Malaysia, gas Petronas terutama di daerah-daerah pesisir. Gubernur menanggapi tersebut merupakan hal disisi yang lain. Jika memang ada berarti gas di daerah tersebut menjadi over suplay.

    "Kalau memang ada elpji masuk ke Indonesia dari negara lain. Ini pengawasan yang harus ditingkatkan, termasuk informasi dari pihak-pihak terkait," kata Gubri.

    Sebagaimana diketahui, elpiji bersubsidi 3 Kg di wilayah Riau dalam beberapa minggu ini mulai langka di Riau. Bahkan harga elpiji 3 Kg melambung tinggi. Dari harga normal Rp18 Ribu, menjadi hingga mencapai Rp30-35 ribu per tabung terutama di daerah-daerah.

    Penulis:CK1
    Editor:Jef Syahrul
    Cakaplah


    Akses berita terbaru versi mobile di: m.wasiatnews.com
    Tinggalkan Komentar
    Nama*:
    Email*:
    Website:
    Komentar*:
    : * Masukkan kode disamping!
    © 2013 wasiatnews.com All rights reserved by. arieweb